Selamat Datang
Selasa, 09 November 2010
Rabu, 21 Juli 2010
Satu tahun bahtera keluarga kami
Selasa, 15 Juni 2010
Senin, 19 April 2010
Ultah My Husben


Hari ini , senin 19 April 2010 , Ulang tahun pertama suamiku pasca pernikahan kami 3 juli 2009 lalu , ahh, aku mau buat suprice ……….apa yaa, ,,,,,,, beli kue tar lengkap dengan lilinya dengan angka 29 , yang menandakan ulang tahun suamiku yang ke 29 tahun , meski sederhana , ulang tahun ini merupakan momen yang penting bagi kami , Ultah ini kami rayakan berdua di rumah kami yang masih kredit hehhe,, lupa bukan berdua tapi bertiga ada cabang bayi ku yang masih dalam perut dengan usia 5 bulan , sepertinya dia juga merasakanya , dari tadi bergera-gerak terus meski masih dalam perut ku…..
HAPPY BIRTHDAY MY HUSBEN
I LOVE YOU SO MUCH
SMOGA PANJANG UMUR , SEHAT SLALU , BANYAK REJEKI DAN YANG PALING PENTING MAKIN SAYANG SAKU DONKK,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
DAH YAAAAAAAAAA…………………………….
Jumat, 04 September 2009
Sabtu, 30 Mei 2009
Thanks buat sobat ku DEVINA
Meski capek , kami slalu untuk enjoy dan ketawa , dengan sedikit lelucon , sekadar menghilangkan lelah , yahh kadang sobatku mengeluh kakinya yang mulai sakit kebanyakan jalan , tak kuat menahan postur tubuhnya yang memiliki size XXl ..
Satu persatu ku penuhi kebutuhanku , ya ditemani sobatku devina , aku akhirnya mendapatkan apa yang aku cari , saat ini semuanya sudah ada , meski dengan jumlah yang sangat-sangat terbatas , yang penting sudah ada , maklum mendekati pesta aku makin krisis , jika ada uang , ku usahakan membawa sobatku mencari barang-barang yang kuperlu mengelilingi mall di batam .
28 mei 2009 , aku dan devina menunggu teman seprofesiku sultan yohana hingga pukul 23.30 , teman yang membantu kami menjalani pra wedding sekaligus desainer undangan ku …
Sekarang undangan telah selesai , tinggal untuk menggandakan di percetakan , satu-persatu urusan mulai selesai , akupun sudah pesat 9 tiket mandala air untuk keluargaku dan dia pulang ke padang , dengan tujuan kampung halaman, tempat pesta kami dilangsungkan , pariaman…
Tak terasa sudah semakin dekat , harinyaa,, orang tua ku dipariaman , sudah mendaftarkan diri ku ke kantor urusan agama, 3 juli 2009 , tanggal pernikahanku …….ya allah lancarkan semua urusan ku dalam mengapai harapanku membina keluarga yang damai dan sakinah bersapa pria yang kau berikan untuk kuu… amiiiiiiin………
Rabu, 27 Mei 2009
2 Sample Undangan Design Teman Sendiri
Aku bersyukur masih ada teman yang terbaik bagi aku dan dia.....Sulton Yohana. Teman seprofesi ku.. ya atas bantuannya lah aku bisa menjalankan Prawedding untuk pernikahan ku dengan orang yang paling aku sayangi.
Atas bantuanya pula aku mendapatkan keringanan. Dengan keyakinan dan dorongannya pula aku bisa menjalankan dengan mulus proses Prawedding kami. Memilih lokasi di Punggur, Batam menjadi saksi bisu tempat aku dan orang yang aku sayangi menjalani proses prawedding.
Berlagak seorang artis, seperti bintang film atau model atau apalah gitu, satu persatu pose kami di abadikan dengan Kamera Nikon D50 milik teman ku ini.
Hasilnya luar biasa, bagi ku sangat memuaskan. Gak tahu aku harus berbuat apa, haru bilang apa saat melihat hasil prosesi prawedding kami.
''Ternyata yadi tuh ganteng juga ya Mit,'' ucap Sulton usai memotret kami.
Aku hanya bisa tersipu malu, maklum tak pernah dipuji.. Berbeda dengan Mitha, dia langsung membalas ucapan Sulton. ''Ganteng kalau dilihat dari Monas kali,'' jawabnya sambil tertawa keras.
Bukan hanya melakukan pemotretan Prawedding, tapi Sulton menawarkan untuk mendesign undangan buat kami. ''Biar aku design gimana,'' tawarnya.
Dengan senang hati kami menyetujuinya. Maklum pernikahan kami dilakukan dalam keadaan krisis yang berkepanjangan. Hanya dalam 2 hari hasil design diberikan kepada Ku.
Lagi-lagi aku bersyukur. Luar biasa hasilnya sangat memuaskan hati ku.
Setelah aku dan dia merapatkan hasil design undangan yang dibuat teman ku akhirnya kami memilih yang lipat dua...
Ya sepertinya yang lebih baik yang kedua.. lebih simpel dari yang lipat tiga.
Kini kami siap untuk meneruskan rencana kami menuju ke kursi pelaminan. Tapi sampai kini aku masih grogi banget. Gimana nan
Ya aku juga minta doa dari teman-teman seprofesi ku agar acara pernikahan ku berlangsung mulus tanpa hambatan. Ya Allah berikanlah aku keberanian, berikanlah aku kepercayaan dan jadikanlah pernikahan kami pernikahan yang berhasil menuju keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah.
Salam Kami
Yadi & Mitha
Minggu, 24 Mei 2009
Kamis, 03 April 2008
Demi Sebuah Mimpi

Kepergian Demi Sebuah Cita-cita
Akhirnya ketakutan yang kami rasakan terjadi, jarak pertemuan yang akan terbatas, ya antara aku dan dia harus berjauhan jarak hingga hanya bisa melalui komunikasi lewat ponsel.
Namun bukan berarti kami berpisah untuk selamanya, akan tetapi hal ini kami lakukan untuk mengejar karir antara aku dan dia. Ya semuanya untuk masa depan.
Namun sebenarnya di hati aku dan dia tak pernah mau hal itu terjadi, bisa kami bayangkan akan kesulitan yang akan kami dapatkan bila berjauhan, rasa curiga, rasa tak percaya dan rasa keingin tahuan kegiatan sehari-hari selalu terbayang dalam benak aku dan dia.
Namun pikiran hitam itu kami buang jauh-jauh, ya sifat saling percaya kami tanamkan, karena aku dan dia menyepakati saling percaya adalah hal terbaik dalam menempu hubungan agar tetap langgeng.
Akhirnya ia berangkat ke Batam untuk mengejar karirnya sebagai wartawati di TV lokal. Sementara aku tetap disini, di BUmi Berazam, Kabupaten Karimun.
Hubungan aku dan dia alhamdulillah tetap langgeng, meski ada sedikit masalah yang menerpa tapi tak menghilangkan rasa cinta kami yang telah terbentuk selama ini.
Ya itulah perjalanan hidup kami, meski harus berjauhan demi sebuah cita-cita tapi hubungan tetap kami pertahankan. Terkadang aku yang ke Batam, kadangkala dia yang ke Karimun untuk bertemu dan berbagi rasa kembali.
@April 2008
Jumat, 28 Maret 2008
Dari Karir Hingga Ke Hati
Jumat, 21 Maret 2008
Nafas Cinta
Hidup memang penuh dengan makna, tak kala selalu redup, gembira bahkan hingga meneteskan air mata. Namun itulah hidup? Mengapa demikian?
Susah memang ditebak, apa yang akan terjadi di hari esok dalam kehidupan kita, begitu juga dengan kami yang tak pernah tahu apa yang terjadi esok hari, usai kami bekerja seharian hingga datang malam dan kembali lagi mentari terbangun dan bersiap menyinari tubuh ini yang masih lunglai di atas ranjang bobrok kami masing-masing setiap harinya.
Tak kala aku selalu tersenyum menyambut sang mentari pagi, namun kadang juga terendus dalam ingatan ku saat kami menjalani keseharian yang diterpa petaka, hingga berujung pertengkaran hebat yang tak terbendung lagi.Seolah ingin berlari dari kejadian itu, namun selalu saja ada yang mengalah diantara kami, tak terbayangkan jika suasana ini selalu panas yang menyebabkan pertengkaran diantara kami. Berbagai masalah selalu terlintas dalam kehidupan kami.
Ya mungkin itulah manusia, aku selalu berujar seperti itu.Dari masalah keuangan, pekerjaan hingga masalah problem keluarga aku dan dia yang bila tak terkontrolkan akan membawa pertengkaran diantara kami berdua. Namun tak pernah kami cekceok lantaran hubungan asmara. Alhamdulillah selalu langgeng kalau masalah yang satu ini. Namun ada sisi baiknya loh, akibat perseteruan itu justru membawa kami semakin mesra dan semakin menjalani cinta yang kami bina dengan baik bahkan hingga membuat tertawa.
''Ayo sekarang tertawa tiga maca,'' aku dan dia selalu mengatakan itu jika perang mulai mendapatkan solusi.Ya ujung-ujungnya selalu tertawa, dan diikuti dengan permintaan maaf antara aku dan dia. Hal-hal semacam inilah yang membuat kami kadang tertawa terbahak-bahak bila mengingat semua yang sudah kami jalani.
''Ancam pulang kampung tuh,'' ujar dia bila kami bercerita tentang pertengkaran yang kami jalani.Namun kami berikrar apapun yang kami jalani itu adalah kehendak Yang Kuasa, dan itu akan kami jadikan pedoman dalam mengarungi hidup ini. Alhamdulillah kami tetap bersatu hingga saat ini.Meski kadang badai mengancam hubungan kami berdua, namun endingnya selalu saja kemesraan yang kami dapat.
Aku selalu bersyukur karna selalu saja ada yang mengala diantara kami. Ya ibarat hubungan ini ada yang menjadi Api dan ada yang menjadi Air. Jadi jika aku menjadi api dan sedang membara, dia harus cepat menjadi air dan menyiram ku hingga padam. Begitulah kebalikan.Huuhh .... itulah kali yang namanya hidup didunia panah ini yah??????
21 Maret 2008
''Wasalam''
Senin, 17 Maret 2008
Kesan Capeknya
Luar biasa capeknya? aku merasa banget ternyata mau nikah itu tak segampang yang aku pikirkan loh, tinggal duduk diam, ada uang dan langsung ijab qabul.
Ternyata baru aku sadari, benar yang dikatakan orang yang aku sayangi, capek banget dan menghabiskan waktu sebelum nikah itu. Seperti Sabtu 15 Maret 2008 kemarin, aku harus meluncur ke Batam dari Tanjungbalai Karimun.
Kenapa aku ke Batam dan kenapa dari Karimun padahal kampung ku di Tanjungpinang? Ya jawabanya singkat deh, karena aku kerja di Tanjungbalai Karimun dan tempat pertemuan juga di Balai, jadi kami ambil yang dekat aja, yaitu Batam.
Rencana berangkat ke Batam mencari baju nikah, sejumlah toko tekstil aku datangi dari Nagoya, Jodoh hingga ke mall-mall yang ada di Batam. Cukup lelah dan menghabiskan waktu kami apalagi matahari lagi semangat-semangatnya menyinari bumi tuh, sampai kepanasan kami berdua di Batam.
Namun lantaran sudah hasrat ingin mencari kostum yang akan kami pakai sekali seumur hidup itu, mau tak mau kami terus berusaha mendatangi satu persatu toko butik dan toko tekstil yang ada di Batam.
Memang ada banyak pilihan namun belum juga kami temukan yang menurut kami bagus. Pilihanya sih tak macam-macan, namun mencari yang terbaru dan belum pernah dikenakan pasangan nikah yang lain.
Sampai-sampai kami berpikir mau buat sendiri di design yang ternama, namun lagi-lagi memang sulit, mau bentuk apa ya? maklumlah baru pertama kali ne mau nikah, belum pernah ngelihat orang rancang kostum nikah.
Sampai kekasih ku bilang ''Kita buat aja yuk, jadi bisa pilih model yang bagus dan gak ada dijual, terus buatnya di padang aja sama mak adang,'' Sempat aku setuju, tapi lagi-lagi kami bingun lagi, maklumlah masalah biaya lagi yang tinggi.
Sudah capek keliling-keliling ne, tapi hasilnya tak juga kami dapatkan.'' kita sambung lagi yuk nanti, tunggu ada waktu libur lagi,'' ucapku sambil menggeleng kepala.
Sampai-sampai aku ngobrol-ngobrol ama redaktur ku Aldi di Batam membicarakan mencari kostum nikah di Batam dimana yang murah dan bagus-bagus.
Dengan sedikit candanya dia bilang pake aja aku punya, jelas aja dong aku tolak, pasalnya inikan satu kali seumur hidupku masak aku harus minjam.
Terus dia ngasih solusi, untuk cari di DC Mall, katanya di sana bagus-bagus dan harga juga terjangkau. Terus dia sarankan juga, kalau yang lebih bagus buat sendiri tuh.
''Dipekan baru tu bahan lebih murah, bagus beli disana, terus buatnya cari yang ternama deh paling gak sampai 500-an ribu sampai jadi modelnya juga tak ada yang niru lagi, atau katanya orang rumah mu ada keluarganya tukang jahit, biskan buat dengan rancangannya kan lebih ngirit lagi tu,'' ucapnya sambil tertawa.
Senin, 10 Maret 2008
Mukadimah
''Cinta Terindah Hingga Ujung Waktu'''Ass Wr Wb''
Kami juga mengucapkan trimakasih kepada rekan-rekan yang selama ini memberikan berbagai motivasi kepada kami berdua, hingga hubungan kami mulus hingga akhir nanti.
Sejuta kata syukur juga ternyata tak cukup aku ucapkan atas kebahagiaan yang tak pernah kami dapatkan dan hanya sekali kami dapatkan dalam seumur hidup.
Ya Allah bimbinglah kami menjalani bahterah rumah tangga ini hingga sempurna.
11 Maret 2008
Wasalam
Yadi & Mita








